RSD dr. Soebandi Jember, setelah dilempar Mercon Bantingan alias oleh orang tak dikenal. Korban mengalami luka parah pada kaki kanan dari betis hingga paha dengan kondisi hancur berantakan. Info yang berhasil dihimpun kejadian sekitar pukul 21.30 kemarin malam itu bermula saat korban selesai pijat di rumahnya sendiri. Namun beberapa menit kemudian terdengar suara ledakan yang berasal dari rumah korban,Terdengar suara ledakan yang sangat keras, berasal dari dalam rumah pak Iksan,terang salah satu tetangga korban. Istri korban langsung berteriak histeris setelah mengetahui kondisi sang suami sudah tergeletak sambil mengerang kesakitan dengan kondisi kaki kanan hancur. Warga sekitar langsung berbondong-bondong mendatangi rumah korban, beberapa diantaranya melaporkan kejadian tersebut kepihak Polsek Sumberbaru. Beberapa saat kemudian petugas kepolisian datang dan langsung melakukan olah TKP dengan memasang garis polisi. Dibantu warga, petugas membawa korban ke Puskesmas terdekat, namun karena kondisinya sangat parah, polisi akhirnya membawa korban ke RSD dr. Soebandi Jember. Namun sayang, dalam perjalanan korban menghembuskan nafas terakhirnya. Dugaan sementara,kejadian yang menimpa korban mungkin terpicu oleh dendam pribadi,mengingat tahun 2004 silam korban sempat melakukan sumpah pocong atas inisiatif sendiri, setelah dirinya santer dibicarakan warga sekitar mempunyai ilmu santet. Terkait pembunuhan ini, AKP Saidi Kapolsek Sumberbaru, melalui Kanit Reskrimnya AIPTU Soekamto mengatakan, sejauh ini pihaknya masih belum bisa memastikan motif dibalik pembunuhan ini, karena kasus ini masih dalam penyelidikan.Sampai saat ini polisi sudah memanggil beberapa saksi untuk dimintai keterangannya,Mudah-mudahan dalam waktu dekat, pelaku segera bisa ditangkap,jelas Soekamto.
Categories:
berita


