Guru SMPN 1 Jenggawah Gelar Doktor Palsu JEMBER - Tim verifikasi administrasi bagi guru bersertifikasi dari Universitas Jember (Unej) menemukan dugaan gelar doctor palsu dari salah seorang pengajar di SMPN 1 Jenggawah.Tak tanggung – tanggung gelar doctor guru SMPN 1 Jenggawah ini juga ada gelar PHd. Kons. Anehnya, dia sering menjadi narasumber di berbagai seminar yang diikuti guru-guru SD, SMP dan SMA yang hendak sertifikasi. Sertifikat seminar itulah dijadikan para guru di Jember sebagai salah satu persyaratan untuk menjadi guru bersertifikasi.Mengetahui laporan tersebut akhirnya cek dilakukan."Kita akhirnya dengan jelas dapat jawaban dari IKIP Malang, bahwa gelar Doktor yang dimiliki oleh Suko Budiono guru SMPN 1
Jenggawah itu palsu," ungkap DR. Hidayat Teguh Wiyono Mpd anggota Tim Verifikasi Administrasi dari Unej, Senin (17/5). Pun juga dengan gelar PHd-nya. "Katanya dia lulusan Australia
itu juga diduga kuat palsu, anehnya dia selama ini telah keliling kemana-mana mengisi berbagai seminar dan sertifikat seminarnya digunakan untuk perlengkapan sertifikasi," tegasnya. Kepala Dinas
Pendidikan Jember, H Drs Achmad Sudiyono Msi Psi, menegaskan bahwa pihaknya sudah memberi sanksi tegas kepada Suko Budiono. "Karena dia jelas telah mencoreng nama baik Dinas Pendidikan dan jajaran Pendidikan Jember,"tegasnya. Achmad menolak menyebut sanksi tegas itu. Sanksinya lebih tegas lagi ketika Dinas Pendidikan Jember mendapat jawaban resmi dari masing – masing Universitas.
Categories:
poteret pendidikan

